Sunday, December 12, 2010

D.I.A.

Dia........

Sampai kapanpun gua ga akan pernah menyebut namanya disini.

Untuk sekedar inisial atau sebuah nama samaran pun ga bakal gua gunakan saat sedang menceritakan dia disini.

Jangankan kalian, teman terbaik gua yang sebetulnya tau cerita asli tentang dia pun, saat membaca ini akan tetap menebak-nebak siapa dia yang gua maksud disini.

Biarlah dia tetap gua sebut dengan sebutan "Dia", bukan "Mawar", bukan "Melati", bukan pula "Bunga", karena nama-nama itu terlalu pasaran untuk digunakan sebagai nama samaran korban pemerkosaan, dan ini bukan cerita tentang pemerkosaan.