Sunday, December 12, 2010

D.I.A.

Dia........

Sampai kapanpun gua ga akan pernah menyebut namanya disini.

Untuk sekedar inisial atau sebuah nama samaran pun ga bakal gua gunakan saat sedang menceritakan dia disini.

Jangankan kalian, teman terbaik gua yang sebetulnya tau cerita asli tentang dia pun, saat membaca ini akan tetap menebak-nebak siapa dia yang gua maksud disini.

Biarlah dia tetap gua sebut dengan sebutan "Dia", bukan "Mawar", bukan "Melati", bukan pula "Bunga", karena nama-nama itu terlalu pasaran untuk digunakan sebagai nama samaran korban pemerkosaan, dan ini bukan cerita tentang pemerkosaan.

Friday, November 5, 2010

Bali Day Three

"Pada suatu hari, aku bersama seluruh keluargaku berlibur kerumah Nenek......"

Itu adalah kalimat awal yang selalu gua gunakan saat dapat tugas mengarang sewaktu SD. Biasanya, sehabis liburan panjang kenaikan kelas, Bu Omah, Bu Cucum, Bu Ike dan Pak Oemar, yang pernah jadi wali kelas gua waktu SD, selalu memberikan tugas mengarang saat pelajaran Bahasa Indonesia.

Selalu saja gua awali dengan kalimat itu, lalu setelah itu selalu saja berhenti menulis umtuk merenung beberapa menit agar mendapat inspirasi. Kemudian hanya kalimat-kalimat standar tak menarik yang mengikuti kalimat awal tersebut, tapi gua selalu berucap "alhamdulillah" bila karangan gua bisa memembus lima paragraf, sesuai yang disyaratkan oleh Bapak / Ibu Guru.

Friday, October 22, 2010

Bali Day Two -Part 4-

Okay, sekarang mari kita lanjutkan perjalanannya, kawan. Tujuan kita selanjutnya : Pantai Dreamland. Oh iya, kawan, rencana mampir ke lokasi bagian tangan Dewa Wisnu yang sempat gua ungkapkan ke Pak Wayan ga kesampean, soalnya akses masuk ke area situ udah di rantai, dan kalo tetep pengen kesitu harus jalan kaki. Dengan jarak antara jalan raya dan lokasi itu yang gua taksir sekitar hampir 1 KM rasanya lebih bijak kalo gua batalkan rencana itu. Lagian besarnya tangan Dewa Wisnu itu cuma segede cucunya gaban, jadi gua ga terlalu penasaran.

Buat rumpiwan dan rumpiwati yang demennya nonton acara gosip di TV, pasti pernah dengar kabar tentang Catherine Wilson dan Andy Soraya yang berantem di acara peresmian sebuah warung kopi milik Oom Tommy Soeharto di Bali. Jangan salah sangka dulu ya, gua tau gosipnya dari si Dinda. Gua sih ga sempet nonton begituan, minimal berita politik lah yang gua tonton. Hmm, okelah sama acara kuis tengah malem di TPI deh, abis presenternya "gede-gede", tapi itu juga cuma buat ngisi waktu kosong saat jeda istirahat nonton bola kok.

Nah, TKP berantemnya kedua artis berkategori semlohai itu ada di Dreamland ini, kawan, dan sekarang gua berkesempatan buat ngeliat warung kopi itu dari jauh. Kenapa dari jauh? Simple aja jawabannya, MAHAL.

Bali Day Two -Part 3-

Terdengar perbincangan dalam bahasa Bali antara Pak Wayan dan Pak Ketut yang duduk di jok depan. Entah apa yang mereka perbincangkan, yang terdengar jelas oleh telinga Sunda gua hanya kata 'Udayana' saja. Gua biarin aja mereka berdua asik dengan obrolannya, toh percuma juga kalo disimak, secara bahasa mereka bikin gua kena 'roaming'.

Sementara gua lagi asik buang suntuk dengan cara ngotak-ngatik pda secara ga jelas, dan si Dinda juga keliatannya lagi asik smsan sama pacarnya yang berwajah sangar mirip preman terminal, tiba-tiba Pak Wayan berkata, "GWK itu tterlettak di atas bukitt, jalan yang kitta ttempuh pun berbukitt-bukitt dan kebettulan kitta ambil jalur melewatti Universitas Udayana, atau biasa kitta sebutt Unud. Kalo di Bandung ada Unpad, di Jakarta ada UI, maka di bali ada Unud."

Ternyata kata 'Udayana' yang gua dengar tadi maksudnya adalah sebuah Universitas Negeri di Bali yang akan dilewati terlebih dahulu sebelum akhirnya sampai di GWK. Mendengar bahwa kita akan melewati sebuah Universitas, maka segala aktifitas di mobil itu langsung gua hentikan, dan satu hal penting langsung bergelantungan di pikiran gua : MAHASISWI.

Thursday, October 21, 2010

Bali Day Two -Part 2-

Bali adalah salah satu target gua dalah hal traveling, alhamdulillah udah kesampaian. Tapi sebenarnya gua masih menyimpan satu target termuluk dalam hal itu, yaitu : Milan. Gua pengen banget kesana, bukan karena Milan adalah sebuah kota yang indah, bukan juga karena Milan adalah salah satu pusat mode di dunia, tapi karena disana ada AC Milan, klub sepak bola favourite gua.

Beberapa kali kota Milan hinggap di mimpi gua. Rasanya ga kurang dari tiga kali, bahkan mungkin lebih. Di mimpi itu selalu diisi dengan kegiatan masuk stadion San Siro buat nonton AC Milan berlaga, tapi sialnya mimpi itu selalu berakhir saat peluit tanda kick off dibunyikan wasit. Ini benar-benar terjadi di mimpi gua, dan selalu saja ada sesuatu yang membangunkan gua dari mimpi itu, entah itu kebelet pipis atau ada orang sirik yang ngebangunin.

Untuk saat ini memang tidak mungkin pergi ke Milan. Gimana juga bisa kesana, selain ga punya duit, gua juga ga punya paspor. Jangankan paspor, KTP aja nembak dan kena tipu calo, karena gua dikasih KTP palsu. NIP (Nomor Induk Pegawai) pejabat Dinas Kependudukan yang membubuhkan tanda tangan di KTP gua beda dengan NIP di KTP asli yang di urus secara resmi, padahal nama pejabatnya sama, dan buat bikin KTP itu gua sudah bayar di muka Rp 250.000,- sama calo kampret yang sampai sekarang ga keliatan lagi batang hidungnya. Ini pengalaman bodoh, jangan ditiru, kawan. Memang lebih baik dalam mengurus kepentingan apapun dilakukan sendiri dan ga pake calo. Tapi kalo calonya udah kenal baik okelah, dan kalo punya kenalan calo profesional boleh lah kasih tau gua, biar gua bisa ngurus KTP yang beneran.

Bali Day Two -Part 1-

Rencana buat nongkrongin fenomena sunrise di pantai Sanur gagal total, karena ternyata empat buah bola mata yang ada dikamar nomor 02 di hotel bintang tiga yang lokasinya tidak sesuai bayangan gua itu, baru terbuka setelah ayam jago kehabisan nafas dan tidak lagi berkokok.

Gua kesiangan, si Dinda juga kesiangan. Disamping karena kecapean sehabis tour kongkalikong kemarin, hal itu juga terjadi karena mata dan badan kita terlalu dibuai kesejukan dari sebuah benda bernama Air Conditioner. Benda yang tidak ada di rumah si papah karena Bandung (read : Cimahi) sudah dingin, dan juga tidak ada di rumah kontrakan gua di Batam karena gua rasa kipas angin dengan jarak satu langkah dari badan sudah bikin gua sedikit adem, lagian benda itu sangat aktif merusak lapisan ozon. Tapi kalo ada yang mau ngasih benda itu pasti gua terima dengan tangan terbuka. Apalagi kalo tagihan rekening listrik yang melonjak karena adanya benda itu ikut dibayarin juga, maka semakin terbukalah tangan gua. Jika ada orang sebaik itu, bakal gua jadiin orang tua angkat.

Thursday, September 23, 2010

Tunggu waktu aja......

Celana jeans sontog aga belel, kaos polo "AC Milan", sendal jepit kulit warna cokelat, ransel hitam ukuran standar anak sekolah yang mengembung karena dipaksakan untuk menampung seluruh perlengkapan, dan sebuah tas jinjing berisi laptop beserta aksesorisnya. Itu adalah setelan mudik yang gua kenakan. Simple, ga ribet, semuanya bisa dibawa ke kabin, ga perlu masuk bagasi.

Sampai saat ini, yang ada dibayangan gua kalo mudik ya begitu aja, ga perlu bawa kardus berisi macam-macam, ga perlu bawa tas atau koper segede gaban, cukup bawa barang seperlunya dan gunakan seoptimal mungkin.

Tapi katanya, yang namanya hidup itu berputar. Itu pasti. Dan pasti juga suatu saat gua bakal ngalamin mudik secara ribet. Mungkin nanti, saat gua sudah mudik bersama anak dari istri-istri gua. Upssss, maaf kebalik :D

Monday, September 20, 2010

Bali Day One -Part 2-

Sampai di hotel, dua gelas welcome drink langsung disuguhkan oleh pelayan tanpa sempat gua duduk terlebih dahulu untuk mengurus keperluan check in. Tapi gua ketipu, kawan. Minuman berwarna orange itu awalnya gua pikir adalah orange juice, tapi setelah gua minum ternyata jus mangga. Untuk menjaga gengsi, terpaksa ga gua muntahkan lagi minuman itu. Tanpa dirasa (walaupun kerasa) langsung gua telan minuman itu dan dengan cepat gua minum air mineral untuk menetralisir rasa aneh di mulut gua.

For information : Gua adalah orang yang ga suka buah-buahan kecuali jeruk, dan ga suka sayur-sayuran kecuali kangkung dan wortel serta kol yang sudah diolah menjadi bakwan. Kalo ga jadi bakwan walaupun bahannya wortel dan kol tetap ga suka. Kalo dibikin bakwan tapi isinya toge dan dan wortel tetap gua ga suka. Komposisinya harus tetap, wortel + kol dan ditaburi daun bawang lalu diolah menjadi bakwan. Jika komposisi bakwannya adalah wortel + kol dan ditaburi daun seledri maka tetap gua ga suka. Komposisinya sudah paten seperti itu, berubah sedikit saja gua ga suka. Ribet kan? Ah, ngga juga. Itu sih perasaan kalian saja.

Sunday, September 19, 2010

Bali Day One -Part 1-

Sejak jauh-jauh hari, gak jauh-jauh amat sih, cuman tiga minggu sebelum hari H, gua udah reservasi tiket + tour liburan pasca lebaran buat gua dan adik gua si Dinda ke sebuah pulau yang sudah dua kali di bom sama NURDIN ENTOT dkk. Yup, apalagi kalau bukan Bali. Gua reservasi tour-nya lewat web www.paketbalitour.com, jadi buat kawan-kawan yang mau kesono dan ga punya bayangan sama sekali, boleh lah pake jasa web itu, aman kok, gua udah buktiin.

Sebuah pulau yang katanya indah (memang indah setelah gua buktiin) dan banyak banget spot wisatanya. Katanya sih diluaran sana lebih terkenal Bali dibanding Indonesia yang notabene adalah empunya Pulau Bali. Tapi gua rasa sekarang tingkat keterkenalan Indonesia dan Pulau Bali sudah berada di level yang sama, walaupun dengan indikator yang berbeda. Pulau bali dengan budaya dan keindahannya, sedangkan Indonesia dengan rusuh dan korupsinya. Semoga Indonesiaku lekas sembuh.

Hari itu pun tiba. Gua dan si Dinda sudah duduk mantap disebuah bangku plat besi tanpa busa dekat tangga turun ke toilet didalam boarding lounge terminal 2F bandara Soekarno - Hatta. Rasa jenuh jelas menemani gua dan si Dinda, karena kita harus menunggu waktu take off yang masih satu jam lagi.

Thursday, September 9, 2010

Selamat Lebaran

Gua dosanya banyak banget....
Salahnya juga udah luber....
Nyinggung orang sering...
ngeledek jadi hobi...

Semoga kalian semua masih sudi memaafkan

Selamat lebaran, kawan....
Taqoballahu Mina Waminkum...

Semoga kita masih diberi kesempatan untuk bertemu Ramadhan tahun depan...
Dan semoga tiket mudik Ramadhan Tahun depan ga mahal-mahal amat

AMIN.....

Sunday, August 29, 2010

H -7

Semakin dekat waktu mudik, semakin ga karuan hidup gua. Semakin tidak normal, dan semakin kurang serat, sehingga harus dibantu ve**ta herbal untuk bisa melancarkan pencernaan.

Semakin dekat waktu mudik, semakin ga semangat buat kerja. Padahal kalo gua mudik, ponakan dan adik-adik gua pasti pada nodong minta dibagi THR.

Awal Ramadhan hidup gua masih bisa dibilang normal. Semuanya masih cukup terstruktur. Mungkin ga jauh beda dengan hidup kalian.

Tapi, belakangan ini, kira-kira mulai dari seminggu yang lalu, yang namanya hidup terstruktur semakin jauh meninggalkan gua. Ini semua semata-mata karena pikiran dan jiwa gua yang udah di Bandung, sedangkan raga masih tertahan di Batam.

Monday, August 16, 2010

Piknik -part 3-

Handuk, alat mandi, dan baju ganti gua tenteng untuk dibawa ke kamar bilas. Tak disangka tak dinyana, antrian orang yang mau mandi udah kaya kaum dhuafa yang ngantri jatah daging qurban di Mesjid Istiqlal. Gua hitung jumlah ruang bilas cuma ada tiga biji, jumlah ruang ganti baju juga ada tiga biji, dan kalo diperkirakan jumlah orang yang nyebur ke laut ada ribuan. Dengan data seperti itu, kapankan gua bisa dapet giliran ngebilas badan yang udah bau gurita?

Hmmm, ini namanya uji fisik dan kesabaran. Oke, selama kaki gua masih sanggup menahan beban tubuh yang sudah berbobot kepala delapan ini, gua gak bakalan gentar buar ngeladenin antrian tak berkeprimanusiaan ini. InsyaAlloh.

Dalam hitungan menit saja ternyata kesabaran dan fisik gua sudah sampai ke batas akhir. Gua cuma mikir, antrian kaya gini cuma bikin orang jadi tambah bego. Akhirnya, untuk mensiasati tidak bertambahnya kebegoan gua dengan cara yang tidak elegan seperti ini, gua coba nanya ke wanita setengah baya yang jagain kamar bilas itu "Selain disini ada tempat lain gak buat mandi, Bu?"

Piknik -part 2-

Camp Vietnam udah diputerin. Rasa lapar bikin gua aga tergesa-gesa untuk menyudahi acara di tempat ini. "Udah yuk, kita ke pantai, biar bisa buka bungkusan".

Semua orang merespon setuju dengan apa yang gua inginkan, yang paling setuju tentu si bungsu anak teh Yuyun yang emang daritadi udah pengen nyemplung ke laut. Dengan begitu, mobil pun melaju mantap ke arah utara untuk segara menuju Mirota Pantai, sebuah tempat dimana beberapa bungkusan nasi dari styrofoam akan segera dihidangkan dan dilahap bersama-sama sebelum akhirnya bisa nyemplung ke air asin.

Jalan tanah bebatuan dan menurun terjal harus dilewati sebelum akhirnya sampai ke tujuan. Jauh sebelum gerbang masuk pantai, di kiri dan kanan jalan, Ratusan mobil dan puluhan bus tampak sudah nyaman terparkir. Firasat gua bilang, kemungkinan di dalam udah ga ada tempat parkir. Tapi apadaya, ruas jalan yang tersisa ga cukup buat dipake putar arah, jadi ya nekad aja gua tetap masuk ke area pantai sambil berharap disana ada tempat kosong buat dipake parkir. Atau sial-sialnya ya muternya di area pantai lah biar aga luas dikit area buat muternya.

Thursday, August 12, 2010

Piknik -part 1-

Obrolan santai selepas kerja antara gua dan dua orang penghuni rumah lainnya terjadi diatas balkon saat senja tiba dan langit mulai menguning pertanda matahari sudah merasa cukup untuk memberikan sinarnya dilangit Batam. Dari mulai ngebahas politik, kasus korupsi, calon Kapolri, sampai kelakuan kumpulan tukang rujak petis yang hobi buang sampah ke parit belakang rumah.

"Minggu depan ke pantai yo! Piknik piknik, mok. Sebelum puasa, seneng-seneng dulu lah." Sebuah topik baru coba gua lemparkan ketengah-tengah forum santai itu.

"Ayo. Gua tau pantai bagus, ky. sebelum camp Vietnam. Pasirnya putih. Paling jaraknya sekitar 1-2 KM dari Camp Vietnam. Kemaren gua kesono bareng si bule." Topik baru gua ternyata cukup dapat sambutan dari si Rolly.

"Motornya kuat ga, A Ujang? Lumayan jauh loh, kira-kira hampir 100 KM kalo dari sini." Si Rolly menambahkan pertanyaan yang meragukan kondisi motor A Ujang yang memang cukup mengkhawatirkan.

Honda Kirana keluaran tahun 2003, itu tipe motornya. Sebelum dipake A Ujang, motor itu sempat menghiasi kehidupan gua selama lebih dari setahun. Dimulai sejak gua datang ke Batam di awal 2008, sampai akhirnya gua mampu beli bumblebee di pertengahan 2009. Lalu motor itu gua jual ke A Ujang dengan cara bayar kredit ringan khas persaudaraan. Ada uang, bayar. Ga ada uang, santai (yang penting lunas). Dulu motor itu gua kasih nama si "ReSi", yang merupakan idiom dari "Rem Sialan".

Wednesday, August 11, 2010

Happy Ramadhan, Dude!!

Batam, 01 Ramadhan 1431 H

Ini adalah Ramadhan ke-6 yang gua jalani di rantau. Sejak tahun 2005 M / 1426 H, gua selalu ngejalanin puasa di rantau. Memang ga pernah sebulan penuh gua jalanin di rantau, di akhir-akhir bulan Ramadhan mendekati lebaran selalu gua jalani di Kota Halaman.

Ini juga berarti gua udah 6 kali mudik lebaran. Jalur mudik gua selalu berlawanan dengan jalur mudik orang kebanyakan. Biasanya orang-orang pada ngadu nasib dikota, lantas saat lebaran tiba mereka pulang ke udik. Beda dengan gua. Gua ngadu nasib di udik, lantas saat dekat lebaran pulang ke kota.

Oh iya, kawan, Gua ada hutang satu cerita tentang "Si Somad Pindah Rumah -Part 3-". Sebenernya cerita itu udah beres dari seminggu yang lalu. Tapi koneksi inet gua waktu itu lagi ada di tahap menyebalkan, ditambah kesibukan di dunia nyata yang kali ini beneran sibuk, lalu diselingi acara piknik yang penuh dengan kesialan (ini nanti gua ceritain juga), dan disambung dengan sakit selama 2 hari, lalu diakhiri dengan datangnya Ramadhan yang bikin gua ngerasa ga pas buat posting cerita tentang si Somad, karena disitu ada unsur "bergunjing" yang bisa bikin rusak pahala puasa gua, hehehehehe. Jadi ceritanya gua posting abis lebaran aja ya ;).

Monday, August 2, 2010

Si Somad Pindah Rumah -Part 3-

Part 1 ada di sini, part 2 nya di mari.

Setelah ngelantur secara ga jelas tentang dua jenis lelaki yang kurang suka akan terjadinya malam minggu, dan sama sekali ga ada hubungannya sama topik yang gua angkat, sekarang waktunya gua ngumpulin memori tentang kejadian seminggu yang lalu, biar apa yang gua tulisin bener-bener otentik dengan kejadian sebenarnya.

Malam minggu cerah, bintangnya lagi pada genit, gua perhatiin dari tadi tuh bintang ngedipin gua mulu. Kalo ngeliat kondisi alam Batam belakangan ini, agak kecil kemungkinan Batam bisa cerah. Waktu siangnya aja hujan. Hal ini gua rasa "perbuatan" pawang hujan yang disewa sama XL, karena malam itu lagi ada event launching kantor baru XL yang berlokasi disamping kantor gua. Entah gimana cara si pawang nangkal hujan, pastinya penuh dengan mistik dan hal-hal gak logis, walau terkadang dibalut dengan cara "islami".

Setidaknya ada 3 cara nangkal hujan yang pernah gua liat baik secara langsung maupun tidak langsung.

1st, di acara launching clubhouse proyek gua, pihak manajemen sewa pawang yang bersetelan mirip preman taun 80'an. Menggunakan celana jeans hitam, kaos merah lengan panjang dilipat sesikut, rompi hitam, dan sepatu pantofel hitam lusuh. Tampilan preman semakin lengkap dengan rambut gondrong dikuncir, dan kumis yang mirip tirai gorden rumah gua, serta kacamata hitam yang diletakan di atas ubun-ubunnya. Cara si pawang eksentrik ini nangkal hujan adalah dengan berdiri sendirian di tempat sepi di lokasi event dengan gerak bibir kunyem. Hmmm, oke gua salah, sebenernya yang gerak-gerak kumisnya.

Si Somad Pindah Rumah -Part 2-

Part 1 ada di sini.

2. Lelaki "JoNas" (Jomlo Naas). Merka terlahir kedunia seperti layaknya orang biasa, lewat proses yang umum terjadi dan sangat manusiawi. Mereka pun dibesarkan dengan cara yang tidak jauh beda dengan orang kebanyakan, diberikan kasih sayang oleh orang tuanya, diberi makanan yang sama dengan manusia pada umumnya. Walaupun untuk urusan menu tergantung tingkat ekonomi orang tuanya. JoNas berorang tua kaya raya dimanja dengan menu eropa, junk food, dan aneka ragam dessert, intinya kebutuhan gizi si JoNas tipe ini sangat tercukupi. Sebaliknya dengan JoNas berorang tua kurang beruntung, mereka sepertinya sering puasa senin kamis dan hanya makan daging saat lebaran haji. Satu lagi JoNas dengan orang tua yang sedang-sedang saja. Jenis ini termasuk kategori bunglon, maksudnya saat punya duit lebih dia belaga borju, tapi saat kere mereka tak segan memelas untuk sekedar dapet rokok satu batang.

Lelaki JoNas adalah kaum yang sangat memprihatinkan. Penderitaan si JoNas biasanya dimulai saat yang bersangkutan mulai akil baligh dan mulai ingin merasakan hangatnya kasih sayang wanita. Selalu saja ada halangan untuk mencapai keiinginannya itu. Entah itu karena sifat si JoNas yang pemalu yang bikin dia ga berani deketin cewek, atau memang si JoNas yang tidak bisa mengukur kemampuan dalam hal mendapatkan pujaan hati. Untuk jenis JoNas yang terakhir disebut, ada sebuh tips yang sempat diutarakan oleh dosen gua semasa kuliah, yaitu :

Sunday, August 1, 2010

Si Somad Pindah Rumah -Part 1-

Somad. Ya, tulisan gua yang sekarang kembali berhubungan dengan si Somad, jadi kalau udah lupa siapa itu Somad, atau emang belum tau siapa itu Somad, sok mangga di baca dulu yang satu ini.

Kemarin malam adalah malam minggu. Malamnya para lelaki ngapel ke rumah kekasih. Sementara disaat yang sama para wanita yang lagi nunggu diapelin, mengisi waktunya dengan nempelin dempul di permukaan wajah agar tampak terlihat beda didepan pujaan hati. Untuk sebagian wanita, dempul juga bisa berfungsi nutupin jerawat yang timbul akibat mau menstruasi.

Ada dua jenis lelaki yang berharap agar malam minggu menjadi malam yang sebisa mungkin ga terjadi dalam perputaran waktu, yaitu :

1. Lelaki playboy. Buat lelaki model begini, semua malam dia jadikan seperti malam minggu. Ga ada waktu khusus buat ngapel ke rumah pacar. Kenapa? Karena pacarnya banyak. Kaum seperti ini males ngadepin malam minggu karena hal itu bisa bikin dia mutar otak untuk dapetin jurus yang manjur buat ngeyakinin beberapa ceweknya biar ga harus diapelin di malam itu. Nih gua kasih tau beberapa contoh alesan playboy ngadalin pacarnya biar ga harus diapelin :

Wednesday, July 28, 2010

My Apologized

Hati itu pernah kubuat hancur
Hancur menjadi keping-keping yang berserakan

Hati itu pernah ku gores
Rasanya goresanku teramat dalam

Hati itu pernah terluka
lukanya tak akan sembuh hanya dengan berjalannya waktu

Mungkin hati itu sekarang sudah terangkai kembali
Layaknya kepingan puzzle yang sudah menyatu
Dikumpulkan satu per satu tanpa lelah
Lalu disusun dengan rapih oleh kesabaran pemilik hati itu
Meski tetap menyisakan celah

Thursday, July 22, 2010

Rainy July

Konon katanya, berdasarkan berita yang beredar dari mulut kemulut tapi ga lewat french kiss, yang namanya Pulau Batam ini kalo udah hujan di hari Jum'at, maka hujannya akan berlanjut sampai ke Jum'at berikutnya. Bila Jum'at berikutnya hujan, maka akan berlanjut sampai Jum'at berikutnya lagi, dan begitu seterusnya. Ini bukan kabar dari Oom Kukuh Sanyoto yang kalo jaman dulu getol banget cuap-cuap masalah prakiraan cuaca lewat TV, bukan juga berita dari BMKG yang memang salah satu kerjaannya adalah bikin ramalan-ramalan cuaca. Ini cuma berita dari salah seorang kenalan gua, yang hanya bermodalkan pengalaman hidup di Batam lebih lama, dan mendengar kabar ini lebih dulu, hingga membuat dia berani menyebarluaskan kabar yang sedikit berbau tahayul ini, sampai akhirnya kabar itu sampe ke telinga gua yang seksi ini.

Waktu gua tanya kenapa kok bisa hari Jum'at? Dia cuma bisa jawab, "Wah ngga tau ya, tapi coba aja buktiiin. Jum'at kemaren kan hujan, dan tiap hari hujan kan sampe hari ini (read : Jum'at 16 Juli 2010). Kalo Jum'at depan ga hujan, baru deh hujannya berhenti." Begitu katanya.

Monday, July 12, 2010

Surplus dualatuslibulupiah :D

Begadang jangan begadang
Kalau tiada artinya

Begadang boleh saja a..a..a..

Asal ada perlunya


Kalau terlalu banyak begadang
Muka pucat karena darah berkurang

Bila sering kena angin malam
Segala penyakit akan mudah datang


Darilah itu sayangi badan

Jangan begadang setiap malam


Bait-bait lagu itu pasti udah popular banget dikalangan kita. Apalagi dikalangan pencinta dangdut, pasti tuh lagu udah ngena banget. Saking popularnya, gua aja yang pencinta musik Jazz (biar keliatannya selera musik gua sangat berkelas) udah hapal liriknya diluar kepala tanpa harus nyari-nyari dulu lewat mbah gugel.

Saturday, July 3, 2010

Kalian Idolaku...!!!!!

Waktu itu taun '94, gua masih kelas 5 SD mau naek ke kelas 6, dan saat itu adalah kali pertama gua sadar bahwa nonton bola itu asik. Pas kebeneran juga waktu itu lagi ada World Cup di Amerika, jadi memang sangat berhubungan antara diselenggarakannya World Cup dan dimulainnya kegilaan gua terhadap nonton bola. Kalo maen bola sih udah dari berojol dah suka banget.

Umur gua 10 taun, diumur segitu gua masih labil untuk menentukan tim mana yang pantas gua idolakan, jadinya biar ga kecewa gua pilih tim juara. Juara dunia adalah Brasil, dan di kompetisi Serie A Italy (satu-satunya kompetisi luar yang disiarkan oleh televisi waktu itu) juaranya adalah AC Milan. Selain juara serie A, kebetulan AC Milan juga sempat dateng ke Indonesia dan ngebantai 8 gol tanpa balas sebuah klub yang sejak dari jaman nenek moyang selalu jadi idola keluarga gua secara turun temurun yaitu Persib Bandung.

Monday, June 28, 2010

AWKWARD

Dia duduk diatas rak tempat gua nyimpen segala macem barang secara berantakan, lalu berkata, "Maafin aku ya, ky!"

Entah gimana cara dia duduk, karena saking berantakannya gua rasa di rak itu ga ada sedikit pun space yang bisa dia gunain buat nempatin "bempernya" secara sempurna. Ga percaya? Nih liat TKP-nya. ----------------->

Kalian pikirin sendiri gimana caranya orang normal bisa duduk nyaman diatas rak bersama dengan tumpukan barang-barang yang tidak pernah tersentuh kelembutan wanita seperti di foto ini? Tapi dia bisa.

Sambil benerin posisi kaca matanya, dia kembali melanjutkan kata-katanya. "Aku mau kita mulai lagi semua dari awal. Kamu mau ky?"

Tuesday, June 22, 2010

TUYUL? maybe.......

Tanpa sempet ganti baju dulu, Si Rolly temen serumah gua yang baru aja pulang kantor langsung masuk ke kamar gua. Waktu itu dia ngedapetin gua lagi asik megang stick PS sambil maen game PES 2010. Selang beberapa detik kemudian dia nanya, "Lu ada pegang duit cash banyak ga mok?"

Sambil tetep maenin game, gua jawab pertanyaan si Rolly. "Ada lahh, lu butuh berapa?" Gua pikir kalo akhir bulan gini dia mau minjem duit.

"Kagak, gua belom miskin mok. Mendingan cepet-cepet lu masukin Bank deh!" raut mukanya serius.

Game gua pause, pandangan gua langsung tertuju serius ke si Rolly. Pikiran gua langsung terbang untuk merangkai kejadian-kejadian yang sering terjadi akhir-akhir ini. Setelah terangkai, rangkaian kejadian itu menghasilkan sebuah pertanyaan singkat yang gua alamatkan ke si Rolly. "Duit lu ilang lagi ya?"

"Iya mok, ini jelas-jelas. Duitnya dalem amplop gua lipet-lipet, rencananya mau gua pake buat bayar orang kerja. Pas tadi gua ketemu orangnya, gua itung balik duitnya, cuma ada 300rb." Muka serius si Rolly mulai berubah jadi muka na'as.

Wednesday, June 16, 2010

Nenek Lampir

Dalam 6 hari terakhir ini gua selalu bangun males-malesan. Pasti udah pada tau lah alesannya, ada piala dunia gitu loh. Gua adalah orang yang gila bola, jadi pastinya gua akan semakin gila saat piala dunia dimulai. Hasil dari kegilaan gua adalah jam tidur gua yang sudah berantakan jadi semakin berantakan. 6 Hari terakhir ini gua baru mulai merem kalo udah lewat adzan subuh, dan baru melek lagi sekitar jam 9an, itupun meleknya cuman setengah, yang setengah lagi baru dateng kalo hp gua udah berdering pertanda ada telepon masuk, dan samar-samar gua denger suara diujung sana berkata "Sudah di kantor, Pak? Pagi ini kita bisa ketemu?" Pertanyaan model begini selalu gua jawab dengan kata-kata yang sudah terprogram di otak gua. Sambil sedikit menahan nafas biar suara gua lebih berwibawa, gua jawab "Oke bisa, tunggu aja. Saya 15 menit lagi sampai kantor." Setelah itu biasanya gua mandi, nyetrika, beres-beres barang yang mau dibawa, dan paling cepet 1 jam kemudian gua baru sampai di kantor, hehehehe.

Dini hari tadi tim unggulan gua (Brazil) dapet giliran unjuk gigi. Lawannya Korea Utara. Brazil menang 2-1, tentunya lewat permainan yang indah mirip goyangan samba. Walaupun cuma unggul tipis, tapi itu udah cukup buat bikin gua tertidur nyenyak. Dan dari sinilah semuanya berawal. Disela-sela tidur gua yang nyenyak tiba-tiba gua terbangun oleh suara handphone yang berdering tak kenal lelah. Saat gua melek dan berusaha meraih hp, deringan hp-nya udah berhenti. Lalu gua liat udah ada 7 misscalled, semuanya dari nomer yang sama dan ga terdaftar di phonebook gua.Nomernya 081364******.

Wednesday, June 9, 2010

STUPID CUPID...!!!

Bener kan gua bilang.......!?!? ---> Apaan???

Apa coba yang gua bilang.......!?!? ----> Auuu, emang lu pernah bilang apaan???

Beneran "sakit" kan lu....!?!? ----> Owh, itu. Iya sih dikit. Tapi gigi gua udah sembuh, jadi kombinasi lagu dangdut ga terjadi.

Cepetan operasi gigi lu....!!!! ----> Bodo ah.

Makanya kalo punya hati jangan di bawa terbang tinggi....!!!! ----> Yeee, siapa yang terbang. Perut gua segini numpuknya, mana sanggup? Belom lagi pantat gua demplon begini. Dipaksa Buat smash sambil loncat aja kaki gua keseleo.

Terbang tuh konotasi doang dodol! Kalo ga terbang kok lu bisa "sakit"....!?!? ----> Dikit doang kaleeeee! Kemaren gua cuma naek lift ke lantai empat. Terus turunya lewat tangga. Makanya aga cape dikit.

Lagian ngapain lu turun lewat tangga....??? ----> Konotasi doang dodol! Masa harus gua jelasin maknanya?

Monday, June 7, 2010

Lebih Baik Sakit Hati Daripada Sakit Gigi

Nyut nyut nyut……..

Nyut nyut nyut……..

Sakit hati yang tampaknya gag lama lagi bakalan gua rasakan, sekarang diperparah oleh kondisi gigi gua yang kumat dan menimbulkan rasa nyeri secara sadis dan tak tahu waktu.

Nyut nyut nyut……..

Nyut nyut nyut……..

Ahh, sekarang pun rasa sakit bernada “nyut nyut” ini masih mengganggu konsentrasi gua. Jadi maap kalo blog gua kali ini lebih berantakan dibanding tulisan berantakan gua yang lainnya.

Setaun yang lalu adalah kali terakhir gua periksa ke dokter gigi. Gua memutuskan untuk jadi orang Indonesia dalam hal menangani penyakit, maksudnya kalo dateng ke dokter itu ya buat berobat. Kalo udah kerasa sakit banget dan ga sembuh-sembuh, baru inget dokter. Kalo pas lagi sakit tapi pake obat warung aja udah sembuh, nama dokter palingan cuma melintas sekilas dan tak berbekas. Apalagi Kalo lagi sehat,nama dokter cuma ada di list nomer 666. Ga ada cerita dateng ke dokter kalo cuma sekedar buat perawatan. Ngabisin waktu dan rupiah aja katanya. Mendingan duitnya dikumpulin buat nembak surat kawin di KUA.

Wednesday, June 2, 2010

Biang Gosip itu balik lagi......beuuhhhhh!!!

Hari itu hari Sabtu. Hari dimana gua dan karyawan-karyawan lainnya bebas menggunakan pakaian apapun. Gag perlu pakaian formil, asalkan tetap berpakaian sopan. Yaa, walaupun kriteria berpakaian sopan bagi setiap orang pasti berbeda-beda, tapi gua paling seneng kalo ada cewe cantik di kantor yang mengartikan berpakaian sopan itu adalah memakai celana hot pants dan atasan tank top yang disamarkan oleh bolero berlengan pendek yang berfungsi untuk melindungi "onderdil" dari cowok-cowok yang bersifat "intelek" (intip t*t*k lewat ketek). Walaupun gua harus gigit jari, karena gag ada yang model begitu di kantor gua, tapi minimal imajinasi di kembangkan dulu lah. :D

Hari itu hari Sabtu. Hari dimana biasanya gua hanya bekerja sekedarnya. Jarang banget ada kegiatan efektif mengenai kerjaan di hari itu. Kalaupun ada palingan hanya hari Sabtu di minggu pertama setiap bulannya, dimana hari itu gua pake buat meeting bulanan sama semua sub-kontraktor di proyek gua buat ngebahas masalah-masalah yang tidak penting untuk gua sampaikan disini.

Saturday, May 29, 2010

ROMANTIC being PATHETIC

Laptop gua yang lagi terhubung dengan arus listrik dan tanpa batere, tiba-tiba saja mati bersamaan dengan padamnya cahaya lampu di kamar gua. Sejurus kemudian teriakan amarah terdengar lantang dari mulut gua "ANJEEEEENGGGG!!!!"

Malam itu PLN dengan sangat arogan mematikan listrik selama 6,5 jam tanpa pemberitahuan sedikitpun. Emosi gua meledak dibuatnya, karena ini adalah malam ke-3 secara berturut-turut yang gua jalani tanpa arus listrik. Gua telf ke no 123, tapi cuma dapet jawaban "kami sedang ada perbaikan jaringan Pak, kami usahakan secepatnya untuk diperbaiki." Ga ada kejelasan yang gua dapet, dan berbagai kejanggalan pun datang di benak gua.

"Emangnya benerin jaringan listrik itu harus malam hari ya?"
"Emangnya benerin jaringan listrik bisa sampe 3 malem ya?"
"Emangnya kalo dibenerinnya siang bakalan bisulan ya?"
"Emangnya Kalo siangnya bisa nyala, malemnya otomatis jaringannya rusak lagi ya?"

Thursday, May 27, 2010

Saya Pria, Saya 26 Tahun, Saya Gagah, dan Saya Jomblo....ADA MASALAH???

Sebelum mengetik lebih lanjut, mari kita klarifikasi dulu judul blog ini yang memungkinkan terjadinya kontroversi dan komplenan bertubi-tubi.

"Saya Gagah"

Ini adalah penilaian gua pribadi tanpa mengindahkan pendapat orang lain. Disampaikan dengan penuh kesadaran, dan tidak dipaksa oleh pihak manapun. Gua berpatokan pada sebuah quotation yang didapat dari hasil menonton film berjudul "The Hottie & The Nottie" yang dibintangi oleh Paris Hilton, dan kawan-kawan. Setelah diterjemahkan, kira-kira begini quotation-nya :

"95% penilaian orang terhadap diri kita adalah sama dengan cara kita menilai diri sendiri"

Tuesday, May 25, 2010

Fuckin Nightmare...

JEDAAAGGGGGGG........

Kaki kanan yang merupakan kaki terkuatku, kuayunkan dengan gerakan menendang penuh amarah dan bertenaga. Tendanganku tepat mengenai uluh hati sesosok hantu perempuan yang sejak diujung gang minim cahaya itu tidak berhenti mengganggu langkahku dengan memanggil-manggil namaku diselingi suara tawa cekikikan dengan nada tinggi berkategori sopran.

"iky..........iky......hi hi hi hi hi hi hi........." Begitu cara dia memprovokasi.

Entah apa jenis hantu itu. Mungkin kuntilanak, mungkin juga wewe gombel, atau bisa saja sundel bolong. Aku tidak terlalu paham mengenai jenis-jenis hantu. Sudahlah, tidak penting menentukan jenis hantu apa yang kuserang dengan tendanganku. Apapun jenis hantunya, yang pasti hantu sialan itu berhasil membuatku merinding, bulu kuduku sontak berdiri tak tentu arah dengan penampakan sosoknya yang begitu mengerikan.

Friday, May 21, 2010

IDE GILA.......

Beberapa minggu yang lalu tiba-tiba saja muncul sebuah pemikiran yang aga menyalahi kodrat. Mungkin bukan agak, tapi sangat menyalahi kodrat. Sebuah pemikiran tentang bagaimana caranya menghasilkan pundi-pundi rupiah yang dilakukan lewat menulis sebuah buku baik bentuknya novel atow kumpulan kisah-kisah pendek.

Sebuah ide gila menurut gua, karena gua bukan orang yang ahli dalam bidang merangkai kata. Jangankan dalam bentuk tulisan yang dramatis dan enak dibaca, secara lisanpun kadang gua gagap, apalagi saat harus berlisan dengan seorang wanita cantik secantik Kajol Devgan. Yang ada mungkin gua hanya akan menganga hingga tak terasa air liur mulai menetes dan secara tidak sadar sepasang mata mulai melakukan gerakan-gerakan tak terkendali dari mulai mengedip genit hingga turun naik menelusuri seluruh permukaan sosok cantik tersebut. Tentunya disertai tampilan wajah sange yang begitu akut.

Thursday, May 20, 2010

CINTA BIKIN GILA

Cinta emang bikin gila

ada yang ngaku terang2an udah jadi gila gara2 cinta
ada yang ga mau ngaku klo udah gila gara2 cinta
ada yang pura2 ga sadar klo udah gila gara2 cinta
ada yang bener2 ga sadar klo udah gila gara2 cinta

cinta terlalu complicated u/ diartikan dan di dunia ini yang tau arti cinta cuman Ari Laso

Tuesday, May 18, 2010

Hari-hariku di Kampung Halaman

Setelah mengalami delayed selama 2,5 jam dan melewati goncangan2 khas perjalanan udara, akhirnya pada hari kamis tgl 13 Mei 2010 dini hari pukul 00.05 pesawat yang gua naikin mendarat di bandara Husein Sastranegara Bandung dengan disertai tiga kali pantulan keudara dan dilanjutkan dengan pengereman mendadak seakan2 didepan pesawat ada nenek2 mau nyebrang.

Proses landing tidak sempurna seolah2 menjadi jamak bila terjadi di bandara ini, karena sebetulnya bandara ini cuma sebuah landasan udara (lanud bukan bandara) milik Angkatan Udara yang mempunyai runway yang pendek serta berada di tengah kota. Konon katanya bandara ini berada ditingkat kesulitan IV atow yang paling susah, dan juga diantara bandara-bandara dengan tingkat kesulitan IV lainnya bandara ini adalah yang paling susah karena letak geografis Bandung yang berada di pegunungan sehingga faktor cuaca juga sangat berpengaruh. Yang tambah bikin susah adalah jalur masuk bandara ini cuman satu arah yaitu dari arah Padalarang, jadi ya kira2 kalo gua bikin nilai sendiri, tingkat kesulitan bandara ini ada di kategori IV,V (maksudnyah 4,5).

Wednesday, May 12, 2010

Mudik mode -ON-

Sibuk sibuk sibuk. Terkadang diperbuas dengan keadaan santai yang disibuk-sibukan. Kegiatan rumah-proyek-kantor-rumah yang gua alami akhir-akhir ini emang lagi ada ditahap sibuk-sibuknya, soalnya ada proyek baru juga yang harus gua handle sementara proyek yang lama masih berjalan dan lagi ada ditahap kejar progress.

Sebenernya waktu luang masih ttp ada, secara dalam sehari kan ada 24 jam, tapi kalo yang namanya sugesti sudah terpatri, alhasil waktu santai pun berasa selalu kurang dan termakan waktu-waktu yang menyebalkan, dan akhirnya jatah mudik gua sedikit terabaikan.

Monday, May 10, 2010

"26 REDEMPTION"

Bandung, tanggal 10 Mei 26 tahun yang lalu seorang calon bayi imut lucu menggemaskan sedang meronta2 tendang kiri kanan, sundul depan belakang, dan membuat ibunya begitu menderita hanya karna sang bayi begitu tak sabar ingin segera menghirup indahnya udara bebas di bumi yang waktu itu masih bersahabat dengan umat manusia.

Menurut legenda, konon katanya persalinan sang bayi dibantu oleh dukun beranak bernama Ma Una. Ma Una adalah dukun beranak yang cukup terkenal di daerah kampung si bayi, banyak ibu yang dibantu Ma Una dalam hal persalinan, namun sayang sekarang Ma Una telah tiada tanpa sempat sang bayi yang sekarang sudah dewasa melihat seperti apa sebenarnya wujud dari Ma Una.

Sunday, May 2, 2010

My Roommate Has Duplicated My Habits

Sebut saja namanya SOMAD.

Si Somad adalah seorang laki-laki berumur dua tahun diatas gua, berperawakan kurus, kontur muka tirus, berambut sedikit ikal dengan belahan yang cukup adil dikedua sisinya. Memelihara janggut KW2 dengan kuantitas sedang, dan jarang memanjangkan kumis karena cukuran kumis milik gua rajin dia gunakan. Yang paling penting dari semua ciri-cirinya adalah si Somad mempunyai bau badan khas yang hanya bisa diungkapkan lewat ekspresi guratan wajah pucat pasi membiru karena menahan nafas yang terkadang sampai membuat gua teriak "MANDI SONO LUUU!!!!".

Saturday, April 24, 2010

Banyak Makna Terkandung Dibalik Kekonyolan

Gua adalah orang yang mencoba untuk selalu tersenyum dalam menghadapi sesuatu, kadang berhasil, kadang juga jatoh-jatohnya maksa. Yang pasti gua selalu ingin menghadapi hidup ini dengan penuh senyuman, tawa renyah, dan candaan konyol yang penuh makna.

Hampir setiap kali mengungkapkan sesuatu selalu gua usahakan untuk dibalut dengan kekonyolan, yang mungkin terkadang malah jadi garing, jayus, dan terkadang juga bisa lucu dan mengundang tawa. Tapi itulah yang selalu gua lakukan agar setiap kali gua marah, kesal, senang, jatuh cinta, sedih, atau apapun itu tidak semua orang tau apa yang gua rasain. Hanya orangorang tertentu yang tau bagaimana perasaan gua yang sebenernya. Orang-orang terpilih yanng menurut gua layak dapat predikat "kepompong".

Friday, April 23, 2010

Jadi PIMPRO euy **jingkrak2 mode -ON-**

Yeaahhhhh. Akhirnya wacana +/- 19 bulan yang lalu hampir terlaksana dibulan ini, dan semoga bisa benar-benar terlaksana di bulan depan.

Yup, gua jadi pimpro, dan dgn begitu kesempatan gua buat jadi enterpreneur terbuka lumayan lebar, karena perusahaan tempat gua bernaung emang ngebuka kemungkinan itu. Yeaahhhh, I like it. Walaupun tetap ada tapinya yang bikin otak gua cukup lebay menghadapinya.

Tuesday, March 30, 2010

TRAGIS TRAGIS DAN TRAGIS

Hari ini ada tiga hal yang menurut gua layak untuk gua tuangkan dalam sebuah tulisan, yaitu :

1. Tawaran kerjaan baru
2. Cerita tentang seorang ST (Sarjana Tragis)
3. Malasnya membayar pajak

Oke, kita mulai dari yang pertama.

Seorang teman nawarin gua kerjaan di sebuah developer yang lagi ngembangin resort di kawasan wisata batam. Pekerjaan yg cukup menarik dan bakal bikin nambah banyak pengalaman, penghasilan tetap yang meningkat sebesar +/- 50% dari yang gua dapet sekarang, dan sebuah kejelasan status pekerjaan lewat sebuah kontrak kerja yang berdurasi cukup panjang (3 tahun).

Monday, March 22, 2010

Jodoh mah moal kamana mana, ka batur deui.. ka batur deui..

Sebelum mulai ngetik gua pengen ngakak dulu, wakakakakakakak =))

Judul blog ini gua ambil dari "Favorite Quotations" temen gua yang ada di profile facebook-nya yang klo diartiin kurang lebih begini "klo jodoh gak akan lari kemana, diambil orang lagi, diambil orang lagi".

Mungkin itu adalah ungkapan candaan diselingi putus asa dari seorang lelaki dengan umur hampir mendekati kepala tiga yang masih belum mendapatkan pujaan hati. Nasib lu na'as bener bujang.

Sekarang mari kita lihat quotations ini dari sudut pandang gua (mencoba memahami sambil belum berhenti tersenyum).

Sunday, March 21, 2010

Bahasa Bokep dan Terjemahannya :D

English: oh no..no..yes ..oh my god ,,oh i'm coming,,yes.

Jawa : oh mboten..mboten..nggih oh gusti,,kulo ajenge medal,,inggih

papua : oh trada..trada..iyo2..tuan alah'e ..sa su mau kluar kapa'e..yombex..

palembang : oh..... idak... idak...iyo.....lemak nian oh tuhanku,, oh aku nak dateng,,

minang: Oh iyooo,,,, oh indaaak... ambo lah dataaangg ..... OOuughhh.

Sunda: Oh ulah, oh heueuh, oh ulah, oh gusti, abdi dongkap nya.

Saturday, March 20, 2010

MASALAH CINTA

SEJAK DAHULU MEMANG BEGITULAH CINTA
DERITANYA TIADA AKHIR

Itulah penggalan kalimat yang selalu diucapkan oleh jendral tian feng ( ti pat kai ) yang mengalami reinkarnasi sebagai siluman babi untuk mendapatkan hukuman 1001 penderitaan cinta dari sang budha dalam film kera sakti yang rutin gua tonton pada jamannya.

Derita memang gak bisa lepas dari cinta, lebih tepatnya gag bisa lepas dari kehidupan. Derita gua kategorikan sebagai cobaan. Cobaan berupa penderitaan cinta kadang bikin orang putus asa, padahal percayalah bahwa Alloh SWT gak akan memberikan cobaan pada manusia kecuali manusia itu mampu untuk mengatasinya. Porsinya sudah Alloh atur sedemikian rupa, sehingga tidak mungkin melampaui kapasitas orang tersebut. Jadi penderitaan cinta itu hanyalah suatu frasa kehidupan yang hampir pasti dilewati / dirasakan oleh setiap manusia, maka tetaplah ceria dalam menghadapinya.

Saturday, February 27, 2010

8 bulan 3 minggu

Itu adalah durasi hubungan gua sama si pibul.

+/- 271 hari atau 8 bulan 3 minggu saja masa-masa kebersamaan gua sama si pibul.

Gak perlu gua tulis alasan kita putus, kecuali kalo blog gua mau dijadiin film kaya blognya raditya dika, HALAAAHHHH!!!!

Maaf dan makasih buat pibulku

Take care dear,,,

Thursday, January 14, 2010

HARI GINI MASIH KORUPSI???!!..GAG GHAOL BANGET SIH LO!!!!

TOPIK MINGGU INI DI INDONESIA-KU TERCINTA ADALAH :

1st Rapat Pansus Century Gate

2nd Sel Mewah Ayin di Rutan Wanita Pondok Bambu

3rd Kesaksian Susno Duadji di sidang pembunuhan Antasari Azhar


Dua kasus KKN (Korupsi Kolusi Nepotisme) dan satu kasus “Konspirasi Tingkat Tinggi”. Gua gak mau bahas ketiga kasus diatas, apalagi kasus yang ketiga yang udah terlalu banyak polemik dan menghasilkan para “barisan sakit hati” muncul ke permukaan untuk memberikan kesaksian yang membuat tambah ruwet masalah.