Judul blog ini gua ambil dari "Favorite Quotations" temen gua yang ada di profile facebook-nya yang klo diartiin kurang lebih begini "klo jodoh gak akan lari kemana, diambil orang lagi, diambil orang lagi".
Mungkin itu adalah ungkapan candaan diselingi putus asa dari seorang lelaki dengan umur hampir mendekati kepala tiga yang masih belum mendapatkan pujaan hati. Nasib lu na'as bener bujang.
Sekarang mari kita lihat quotations ini dari sudut pandang gua (mencoba memahami sambil belum berhenti tersenyum).
Yang namanya jodoh itu menurut gua gampang-gampang susah. Awalnya gampang ujungnya susah. Begitulah adanya, setidaknya itu yang gua alamin selama +/- 8 tahun terakhir saat gua pertama kali memikirkan untuk memulai hubungan serius (BUKAN CINTA MONYET).
Dari mulai hubungan gua yang selama lebih dari 6 tahun kandas karena ketololan gua, sampai dengan hubungan durasi singkat hitungan jam berakhir karena ternyata cewek yang gua pilih adalah cewek matre yang doyannya "kelaut aje" (kasus ini kapan2 gua bahas *klo inget*). Total delapan orang wanita pernah memberi warna hidup gua selama delapan tahun terakhir ini, dan tujuh diantaranya datang di dua tahun terakhir.
Dari mulai hubungan gua yang selama lebih dari 6 tahun kandas karena ketololan gua, sampai dengan hubungan durasi singkat hitungan jam berakhir karena ternyata cewek yang gua pilih adalah cewek matre yang doyannya "kelaut aje" (kasus ini kapan2 gua bahas *klo inget*). Total delapan orang wanita pernah memberi warna hidup gua selama delapan tahun terakhir ini, dan tujuh diantaranya datang di dua tahun terakhir.
Dua tahun tujuh wanita. Ini bukan karakter gua, tp itulah yang terjadi. Macam-macam aja masalahnya sampai gua harus berani ngambil keputusan untuk nyudahin hubungan itu. Pernah suatu saat keluar pernyataan nyokap gua yang disampaikan lewat adik bungsu gua yang baru berumur 5 tahun pada saat mengucapkannya (sekarang udah 6 tahun).
Sambil pasang muka manyun dan menggunakan nada ketus dia bilang, "Aa, kata Mamah kalo ganti pacar lagi gak usah dibawa kerumah, bikin pusing aja si Aa mah"
Mungkin nyokap gua pening juga lihat gua yang kalo pulang kerumah bawa cewek baru lagi baru lagi, dan klo gua tangkap isi dari pernyataan itu, nyokap gua pengennya cewek yang gua bawa kerumah itu adalah cewek yang bakalan gua nikahin. Tapi cuma nyokap yang tahu persis maksudnya, karena gua gak pernah memperpanjang pernyataannya itu.
Balik lagi ke masalah quotations. Jodoh memang gak akan lari kemana-mana, karena itu adalah takdir. Katanya ada tiga hal yang gak akan pernah diketahui oleh manusia, yaitu : Jodoh, Maut, dan Rezeki.
Balik lagi ke masalah quotations. Jodoh memang gak akan lari kemana-mana, karena itu adalah takdir. Katanya ada tiga hal yang gak akan pernah diketahui oleh manusia, yaitu : Jodoh, Maut, dan Rezeki.
Tiga hal itu adalah takdir dari Alloh SWT. Tapi jangan salah, takdir itu bukan sesuatu yang mutlak. Dengan usaha optimal dan diiringi sikap tawakal insya Alloh manusia bisa merubah takdirnya.
Dalam sebuah ayat, Alloh SWT berfirman : "Sesungguhnya Alloh tidak merubah suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri" (QS 13:11). Memang ada sebagian ulama yang bilang klo urusan Jodoh, Maut, Rezeki adalah merupakan takdir yang bersifat mutlak. Tapi gua pribadi lebih condong ke pendapat yang lain. Perbedaan itu biasa, dan tidak perlu diperdebatkan bila bukan sesuatu yang prinsip.
Nahhh, kalo masalah jodohnya diambil orang lagi diambil orang lagi. Itu namanya nasib lu aja yang apes dan kurang amal. Atau mungkin lu udah dikutuk jadi siluman babi yang mengalami siksaan 1001 penderitaan cinta.
Nahhh, kalo masalah jodohnya diambil orang lagi diambil orang lagi. Itu namanya nasib lu aja yang apes dan kurang amal. Atau mungkin lu udah dikutuk jadi siluman babi yang mengalami siksaan 1001 penderitaan cinta.
Banyak-banyakin istighfar gua rasa bisa jadi jalan keluar, dan kalo ada waktu sempetin beli kaca cermin ukuran body biar lu bisa antisipasi sejak dini bila terjadi perubahan dari manusia jadi siluman babi ^__^.
Umur gua sekarang sudah lebih dari 1/4 abad, tepatnya 26th kurang sedikit (masih muda,,dan lagi lucu2nya). Dengan umur segitu, gua rasa ga ada waktu lagi main-main dengan masalah jodoh. Bukan saatnya lagi gua nyari pasangan yang hanya untuk sekedar nemenin gua nonton di XXI, gak tepat lagi gua nyari pacar yang hanya untuk sekedar gua apelin pas malem minggu, dan sudah bukan waktunya gua nyari cewek yang hanya untuk sekedar mau gua gangguin di telf saat gua suntuk.
Umur gua sekarang sudah lebih dari 1/4 abad, tepatnya 26th kurang sedikit (masih muda,,dan lagi lucu2nya). Dengan umur segitu, gua rasa ga ada waktu lagi main-main dengan masalah jodoh. Bukan saatnya lagi gua nyari pasangan yang hanya untuk sekedar nemenin gua nonton di XXI, gak tepat lagi gua nyari pacar yang hanya untuk sekedar gua apelin pas malem minggu, dan sudah bukan waktunya gua nyari cewek yang hanya untuk sekedar mau gua gangguin di telf saat gua suntuk.
semoga wanita yang gua temuin kelak adalah pasangan terakhir gua, Amin Ya Robbal Alamin.
No comments:
Post a Comment