Part 1 ada di
sini.
2. Lelaki "JoNas" (Jomlo Naas). Merka terlahir kedunia seperti layaknya orang biasa, lewat proses yang umum terjadi dan sangat manusiawi. Mereka pun dibesarkan dengan cara yang tidak jauh beda dengan orang kebanyakan, diberikan kasih sayang oleh orang tuanya, diberi makanan yang sama dengan manusia pada umumnya. Walaupun untuk urusan menu tergantung tingkat ekonomi orang tuanya.
JoNas berorang tua kaya raya dimanja dengan menu eropa,
junk food, dan aneka ragam
dessert, intinya kebutuhan gizi si
JoNas tipe ini sangat tercukupi. Sebaliknya dengan
JoNas berorang tua kurang beruntung, mereka sepertinya sering puasa senin kamis dan hanya makan daging saat lebaran haji. Satu lagi
JoNas dengan orang tua yang sedang-sedang saja. Jenis ini termasuk kategori bunglon, maksudnya saat punya duit lebih dia belaga borju, tapi saat kere mereka tak segan memelas untuk sekedar dapet rokok satu batang.
Lelaki
JoNas adalah kaum yang sangat memprihatinkan. Penderitaan si
JoNas biasanya dimulai saat yang bersangkutan mulai
akil baligh dan mulai ingin merasakan hangatnya kasih sayang wanita. Selalu saja ada halangan untuk mencapai keiinginannya itu. Entah itu karena sifat si
JoNas yang pemalu yang bikin dia ga berani deketin cewek, atau memang si
JoNas yang tidak bisa mengukur kemampuan dalam hal mendapatkan pujaan hati. Untuk jenis
JoNas yang terakhir disebut, ada sebuh tips yang sempat diutarakan oleh dosen gua semasa kuliah, yaitu :