Klo ngebaca judul tulisan ini kayanya sih agak-agak berat bahasannya. Tapi ngga kok, itu sih judulnya doang, biar sedikit mengundang kontroversi, biar keliatannya blog ini ngikutin perkembangan berita-berita yg lagi HOT di televisi. Intinya sih dengan cara gua, gua pengen ngeluarin pendapat gua tentang hal-hal yang emang lagi banyak digunjingkan orang-orang.
jadi termasuk kemana Oom Noordin, dkk?. Gua cuma bisa menilai Oom Noordin, dkk adalah orang yang ekstreem, dan mungkin salah / khilaf dalam menafsirkan ayat-ayat Alloh. Atau kata-kata premannya sih, mereka tuh mau jihad tapi salah tempat. Kalo aktifitas mereka yang senang bom sana sini tuh dilakukan didaerah daerah konflik, 100% gua setuju klo mereka mujahid. Tapi kalo kejadiannya kaya sekarang-sekarang sih, ya maap-maap gua harus kontra dengan mereka. Apalagi yang di bom hotel tempat MU nginep. Argghhhhh, mau lu apa sehhhh!!!!!!! Gak jadi deh si Vidic minta tanda tangan gua!!!!!!
Intinya, kawan, kalo berdasarkan definisi-definisi yang udah disebutin diatas, Oom Noordin, dkk lebih cocok kalo disebut teroris. Tapi gua sih gak mau ikut2an nge-judge mereka teroris (takut salah). Gua cuma berani bilang kalo mereka adalah kumpulan orang yang khilaf, karena teroris sebenarnya menurut versi gua adalah beberapa ekor tokek tetangga sebelah yang tiap hari bersuara kencang dan mengganggu kosentrasi gua. Jadi, untuk Oom Noordin, dkk gua doain semoga diberi pencerahan agar segera menghentikan hoby bom bunuh diri dan menggantinya dengan bombomcar...
Inilah gua, orang yang dengan ilmu dangkalnya ingin mencoba berbicara. Gak terlalu banyak fakta / bukti yang gua tulisin di blog ini, soalnya ini sih judulnya cuman uneg-uneg gua aja. Jadi klo ada salah-salah banyak dari tulisan gua mohon dimaapkan.
Pertama, kita bahas masalah Noordin M. Top. Siapa itu Noordin M. Top? Sumpah gua gak kenal, gua cuman tau dia dari televisi. Ada yang bilang dia teroris, Ada juga yang bilang dia mujahid, tergantung siapa yang diminta untuk komentar. Kirakira posisinya kenalnya gua sama Noordin M. Top sama seperti gua kenal Ayu Azhari, Sarah Azhari, Rahma Azhari, dan DR. Azhari.
Mereka sama-sama sering muncul di layar kaca dengan keanekaragaman kasusnya. Sama-sama penuh kontroversi, sama-sama banyak menarik perhatian, sama-sama doyan bom. Bedanya yang satu bomsex, satunya lagi bom bunuh diri. Kira-kira itu yang gua tau dari seorang Noordin M. Top, dan gua gak tertarik untuk tau lebih tentang dia, apalagi ketemu sama dia. Ogah banget dah,,mendingan ketemu keluarga Azhari (except DR. Azhari of course).
Tanggal 08.08.08 (delapan agustus dua ribu delapan), densus 88 (densus delapan delapan) nyatronin rumah yang katanya tempat sembunyinya Oom Noordin. Taunya, setelah semalaman rumah itu diberondongin peluru, yang ngumpet ternyata Bang Ibrohim sang perangkai bunga yang juga salah satu pelaku meledaknya bom bunuh diri di hotel J.W. Marriot, bukan Oom Noordin, dan dirumah itu Bang Boim cuman sendirian.
Awalnya gua udah bangga aja ngeliat polisi kita yang aksinya udah kaya plokis di film-film Hollywood. Tapi klo begini caranya densus 88 gak balik modal. Pelurunya abis "percuma". Yang ada malahan "ketipu" sama "teroris".
Back to the case. Noordin M. Top teroris atow mujahid? Oke, sebelumnya kita bahas dulu tentang terorisme dan jihad. Terorisme itu klo menurut TNI-AD adalah "cara berfikir dan bertindak yang menggunakan teror sebagai tehnik untuk mencapai tujuan" (http://id.wikipedia.org/wiki/Teroris). Sedangkan jihad itu : Dari Abu Musa ra, ia berkata: Telah datang seorang laki-laki Nabi saw lalu dia bertanya (kepada Beliau), “Seseorang yang berperang demi mendapatkan harta rampasan perang, dan seseorang yang berperang demi mengejar popularitas, dan seseorang yang berperang guna menunjukkan kehebatannya lalu siapakah (di antara mereka itu) yang di jalan Allah?” Maka jawab Beliau, “Barangsiapa yang berperang untuk menjadikan kalimat (agama) Allah yang tertinggi, maka itulah (jihad) di jalan Allah.” (Muttafaqun ’alaih: Fathul Bari VI: 27 no: 2810, Muslim III: 1512 no: 1904, ‘Aunul Ma’bud VII: 193 no: 2500, Tirmidzi III: 100 no: 1697 dan Ibnu Majah II: 931 no: 2783).
dari dua definisi diatas, simple nya sih teroris itu orang yang melakukan aksi terorisme dan mujahid itu orang yang melakukan jihad. Kalo salah tolong benerin.
dari dua definisi diatas, simple nya sih teroris itu orang yang melakukan aksi terorisme dan mujahid itu orang yang melakukan jihad. Kalo salah tolong benerin.
jadi termasuk kemana Oom Noordin, dkk?. Gua cuma bisa menilai Oom Noordin, dkk adalah orang yang ekstreem, dan mungkin salah / khilaf dalam menafsirkan ayat-ayat Alloh. Atau kata-kata premannya sih, mereka tuh mau jihad tapi salah tempat. Kalo aktifitas mereka yang senang bom sana sini tuh dilakukan didaerah daerah konflik, 100% gua setuju klo mereka mujahid. Tapi kalo kejadiannya kaya sekarang-sekarang sih, ya maap-maap gua harus kontra dengan mereka. Apalagi yang di bom hotel tempat MU nginep. Argghhhhh, mau lu apa sehhhh!!!!!!! Gak jadi deh si Vidic minta tanda tangan gua!!!!!!
Intinya, kawan, kalo berdasarkan definisi-definisi yang udah disebutin diatas, Oom Noordin, dkk lebih cocok kalo disebut teroris. Tapi gua sih gak mau ikut2an nge-judge mereka teroris (takut salah). Gua cuma berani bilang kalo mereka adalah kumpulan orang yang khilaf, karena teroris sebenarnya menurut versi gua adalah beberapa ekor tokek tetangga sebelah yang tiap hari bersuara kencang dan mengganggu kosentrasi gua. Jadi, untuk Oom Noordin, dkk gua doain semoga diberi pencerahan agar segera menghentikan hoby bom bunuh diri dan menggantinya dengan bombomcar...
Inilah gua, orang yang dengan ilmu dangkalnya ingin mencoba berbicara. Gak terlalu banyak fakta / bukti yang gua tulisin di blog ini, soalnya ini sih judulnya cuman uneg-uneg gua aja. Jadi klo ada salah-salah banyak dari tulisan gua mohon dimaapkan.
No comments:
Post a Comment